Pernapasan 3

Bahan Ajar Pertemuan Ketiga

1. Kelainan dan Penyakit Karena Infeksi

         (a)     Bronitis, yaitu radang selaput lendir trakea dan bronkia

(b)    Difteri, yaitu infeksi saluran pernapasan bagian atas oleh bakteri Corynebacterium dipteriae

(c) Faringitis, yaitu radang faring yang disebabkan oleh bakteri Diplococus pneumniae atau virus.

(d) Tonsilitis, yaitu radang tonsil yang disebabkan oleh baktri.

(e) Tuberculosis (TBC), yaitu infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculose.

Kelainan dan penyakit pada sistem pernapasan karena infeksi dapat dicegah dengan pola hidup bersih, baik kebersihan diri maupun bekersihan lingkungan. Penderita penyakit akibat infeksi harus dirwat dan di bawah pengawasan dokter.

    2. Kelainan dan Penyakit Bukan Karena Infeksi

(a)     Amandel, yaitu pembengkakkan kelenjar linfe di belakang rongga mulut dan ronga hidung (tekak)

(b)     Asfiksi, yaitu gangguan pengangkutan Oksigen ke jaringan.

(c)     Asma, yaitu gangguan pada sistem pernapasan dengan gejala sukar bernapas, terasa sesak di dada, dan batuk-batuk , yang disebabkan oleh alergi, emosi, serta stres. Asma juga merupakan penyakit yang diturunkan.

(d)     Emfisema, yaitu meluasnya alveoli secara berlebihan yang mengakibatkan membesarnya paru-paru, sehingga penderita sulit bernapas.

(e) Kanker laring, yaitu tumor ganas yang sering dijumpai pada laki-laki yang berusia lebih dari 50 tahun.

(f)     Kanker paru-paru, yaitu tumor ganas dijaringan epitel bronkia yang terjadi karena efek samping kebiasaan merokok

(g)     Polip, yaitu membengkaknya kelenjar linfe di hidung.

(h)     Rinitis, yaitu radang selaput lendir pada rongga hidung yang terjadi sebagai akibat alergi terhadap suatu zat atau perubahan suhu.

(i) Silikois, yaitu kelainan paru-paru karena menghirup SiO2, misalnya di pertambangan.

        Kelainandan penyakit pada sistem pernapasan bukan karena infeksi dapat dicegah dengan polahidup sehat, misl menghindari kebiasaan merokok dan menjauhi udara tercemar. Jika suda terlanjur terserang, harus berobat.

3. Bahaya Rokok Bagi Kesehatan

    Rokok pada dasarnya merupakan pabrik bahan kima yang berbahaya bagi kesehatan.

Satu batang rokok mengandung lebih dari 4.000 jenis bahan kimia, 400 diantaranya beracun, dan kira-kira 40 diantaranya dapat menyebabkan kanker. Gb. 2. Zat kimia mempengaruhi tubuh


    Semua bahan kimia yang terdapat dalam rokok digolongkan mejadi dua kelompok, yaitu kelompok gas (nikotin) dan kelompok padat (tar). Tar merupakan kumpulan dari ribuan bahan kimia yang dapat menyebabkan kanker pada saluran pernapasan dan paru-paru, sedang nikotin merupakan bahan yang dapat membuat orang ketagihan (bahan aditif ) dan menyebaknan kulit kering, kasar, pucat, dan timbul garis-garis ketuaan (penuaan dini).         Seorang perokok disebut juga perokok aktif sedangkan orang yang tidak merokok tetapi menghirup asap rokok yang dikeluarkan orang yang merokok disebut perokok aktif.

    Bagi wanita hamil perokok, bayi yang dilahirkan akan mengalami gangguan pertumbuhan, kelainan jantung dan saraf. Zat kimia yang berasal dari rokok masuk melalui darah lewat plasenta.

    Merokok juga dapat menyebabkan;

  1. Gangguan pada rongga mulut sehingga napas berbau (holitosis)
  2. Napas pendek dan dada sesak
  3. Sakit tenggorokan
  4. Merusak gigi, gusi dan bibir menjadi hitam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: